Sabtu, 14 Agustus 2010

Menyetubuhi Aksara

Hari ini, aku hanya ingin duduk di depanmu, layar
biarkan aku menyetubuhi setiap aksara yang ada di tubuhmu
bebaskan aku dari derita karena aku tak bercerita
dan bawalah aku kepada mati untuk mencintai setiap kata
lepaskan aku dari belenggu akan sunyi karena tak menulis

Hari ini, aku hanya ingin diam di hadapan wajahmu
biarkan aku menelanjangi setiap huruf dengan jemariku
bebaskan aku memperkosa tubuh kata dengan puisi
karena aku hanya bisa melampiaskan rasa sunyi dengan menulis
dan hanya kematian yang dapat memisahkan aku

hanya kematian, yang dapat memisahkan aku darimu, aksara







Jakarta, 14 Agustus 2010 | 11.08
A.A. - dalam sebuah inisial

Kamis, 12 Agustus 2010

Kreatif

Hampir dua minggu saya tidak menulis di blog maupun cerpen ataupun puisi. Semua seolah-olah tidak bernyali lagi untuk saya menulis. Kadang ide menari-nari di otak tetapi tidak diikuti dengan tangan dan tubuh yang protes: aku butuh istirahat.

Sesampai diskusi sederhana dengan seorang teman di sebuah kedai di dekat terminal, saya tertawa tetapi merenungi perkataannya: "gue sirik dengan mereka yang kreatif."

Dan perlahan... kata-kata itu menampar saya sendiri.

Hari ini, saya sedang dilanda cemburu. Cemburu karena mereka kreatif dan saya tidak.




Jakarta, 12 Agustus 2010 | 20.39
A.A. - dalam sebuah inisial

Sabtu, 31 Juli 2010

Pada

Pada suatu ketika
di aksara ini tak ada lagi engkau
tak kudengar lagi bisingmu
biar aku memeluk semua puisi
sampai getar waktu hari
dan musim yang tak berganti

Pada suatu ketika
di tempat ini yang mempertemukan sunyi
aku tidak lagi mempercayai sesuatu
kalau sesampai hari tak memberi salam
tidak menyajikan kenikmatan hari
dan suatu cinta yang mengasah percaya
aku akan beranjak pergi
berlari kepada angin
biar aku terbang dibawanya
dan menuju bumi lain




Jakarta, 31 Juli 2010 | 8.05
A.A. - dalam sebuah inisial